Home | Jurnal Makassar | Penggunaan BLBU Di Sulsel Dipastikan Terlambat

Penggunaan BLBU Di Sulsel Dipastikan Terlambat

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Pemanfaatan Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) dipastikan terlambat. Menyusul belum dilakukannya tender oleh pemerintah pusat. Petani pun diminta memanfaatkan benih budidaya.

 

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Sulsel  Aris Makta Amin mengungkapkan, keterlambatan pemanfaatan benih unggul dari pemerintah pusat terjadi setiap tahun. Padahal sulsel sangat membutuhkannya untuk mendorong produktifitas pertanian.

 

Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sulsel mengaku, meski belum ada penetapan alokasi BLBU tahun ini, pihaknya masih memiliki sisa benih unggul dari APBN perubahan 2011 yang dapat ditanam pada 200 ribu hektar areal persawahan. Khususnya musim tanam Oktober 2011 hingga Maret 2012. Sementara untuk masa tanam April hingga September 2012, pemerintah pusat diminta segera menyalurkan bantuan benih unggul  yang baru.

 

Diprediksi, alokasi BLBU tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya yakni 1,3 juta kilo. Angka tersebut lebih rendah dibanding kebutuhan yang mencapai 1,5 Juta kilo. (Muhammad Sofyan)

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

You have to be logged in to post comments

  • Bold
  • Italic
  • Underline
  • Quote

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in